Yaa sayang .
Disaat Seperti inilah aku mengilusikan dirimu .
Menerjemahkan tatapanmu dalam otakku dan mencoba melukiskan dirimu dalam hati .
Tak sulit bagiku untuk melakukan semua itu .
Karna kau adalah pria yang mampu membuatku menatap dunia yang fana ini .
Sore dengan rintihan-rintihan hujan adalah saat yang sangat tepat bagiku untuk mengilusikan dirimu .
Banyak cerita yang dulu pernah tertorehkan disaat yang sama seperti ini .
Cerita yang lucu tapi mampu membuatku menitikkan air mata setiap kali cerita itu terlintas layaknya sebuah drama di pikirankuAhh .
Serasa ingin mengulang semuanya .
Tapi waktu tak mengizinkanku unutk mengulangnya .
Yang bisa kulakukan hanyalah terus dan selalu mengilusikan dirimu .
Dan tak ku tau pasti kapan berakhir .
Meskipun hujan sudah berhenti, aku tetap saja mengilusikanmu .
Mencoba merangkai cerita kita dulu meskipun itu hanya menjadi sebuah cerpen .
Tak bisa jadi sebuah kenyataan hidup .
Disetiap ilusiku, aku selalu berharap kau juga mengilusikan diriku .
Meskipun hanya beberapa menit saja,itu tak jadi masalah bagiku .
Setidaknya aku pernah terlintas dibenakmu sayang .
Ketahuilah, aku tak kan berhenti mengilusikan dirimu setiap sore datang disertai rintihan hujannya.
Karna memang disaat seperti itulah aku dapat dengan leluarsa
mengilusikan dirimu dan menumpahkan segala rasaku dalam rangkaian sebuah
cerita yang hanya akan menjadi sebuah cerpen semata .









0 komentar:
Posting Komentar