Aku pernah menemukanmu dlm imajinasiku.
Merangkai puing2 bayanganmu dan mulai menyatukannya dlm khayalku.
Mengenaskan bagiku hanya dapat merengkuhmu dalam ilusiku.
Tapi apa dayaku?
Aku hanya bisa bergelut dgn wujud semu dirimu dalam dunia imajinasiku.
Sulit diterima akal pikiran jika aku bertahan selama bertahun-tahun untukmu.
Bertahan dgn segala keterpurukanku.
Bertahan dgn segala air mata dan harap yg terselubung.
Dengan 1 harapan, setidaknya kau tau tentang rasa ini.
Aku tak pandai berucap dihadapanmu, aku hanya mampu menggoreskan segala rasa dalam kertas putih ini.
Jujur, aku benci menangis !
Aku benci bertahan !
Tapi rasaku membuatku menyukai hal itu.
Rasaku membuat aku buta akan segala kebodohanku.
Aku benci dengan rasa ini.
Kau dapat kulihat, namun sulit kuraih.
Lantas, pernyataan apalagi yg mengharuskanku tetap bertahan dengan rasa ini?
Seharusnya aku pergi, berlari dan membuang semua imajinasiku akan dirimu.
Toh, kau takkan mengerti.
Karna kau menutup semua penglihatan dan pendengaranmu akan aku si wanita bodoh yg menyukaimu bertahun-tahun.
:'(
12.26.00 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar