About Me

Foto saya
I'm not a TEENAGER is UNSTABLE. I only say what I SEE, I THINK, and I FEEL :) And my hope : Sometimes I wish someone up there will find me :D
Copyright by Chocolatta Girl. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Sembari Kumelukiskanmu Dalam Lembar-Lembar Hati

Aku benci suasana ini .

Pagi yang dingin, rintihan hujan yang merayuku untuk terlelap dan sepinya jalan-jalan yang basah itu .
Kelas ini hiruk-pikuk, semua sibuk dengan urusannya sendiri .
Dan aku ? Masih asyik dengan sebuah buku kecil dan satu pena .

Berpikir sambil mengetuk-ngetuk kepalaku sendiri dengan pulpen .
Apa yang harus kutulis ?
Aku melamun dan mulai menulis .
Melihat pena kecilku menari-nari lincah diatas buku kecil ini membuatku bahagia .
Tanpa kuprediksi, namamu terlukis indah disini di lembaran ini dan dihati .

Aku tak ingin menatapnya .
Lukisan namamu begitu menyayat hati .
Hampir aku menangis .
Tapi langsung kuseka dengan saputangan pemberianmu .
Ini tempat ramai .
Sedangkan sekarang saja mereka sibuk bertanya
"Apa yang kau tulis Yo?"
Aku menjawab singkat "Bukan . Bukan apa-apa"

Sesekali aku menengadah keluar jendela .
Mencoba merasakan setia titik-titik hujan meski tak secara langsung .
Aku berandai-andai .
Andai saja kau ada disini, kita bersama menikmati simfoni indah ini .
Melantunkan nada-nada bahagia, mengayunkan ritme yang mendukakan hati .
Tak seorang pun kan paham tentang semuanya .

Tetap terjaga disini .
Bertemankan keramaian dibalik kesunyian jiwa .
Hiruk pikuk kelas, sunyi senyap hatiku .
Disini .
Sembari kumelukiskanmu dalam lembar-lembar hati .
Menatap nanar lukisan namamu yang ingin kuremuk .
Hati dan tangan tak mampu .
Karena namamu saja begitu menghangatkan hati ditengah dinginnya atmosfer sekitarku .

Ini nyata, benar-benar terjadi~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sama

Hujan ini akan tetap sama .
Meskipun kau nanti jadi milikku .
Ataupun hanya menjadi hiasan kelabu .
Kupastikan semua akan tetap sama .

Langit biru itu akan tetap sama .
Meskipun kau hanya mimpi malam, ataupun kenyataan siang .
Tak kan ada yang berubah .

Merajut asa dalam kelamnya gelap .
Mencoba memasuki dimensi hidupmu meski kutau semua hanya sia-sia .
Bualankah ini ?
Ini jujur dari hati .
Jarak berpuluh meter menjadi teman setia .
Hanya mampu memandang dari jauh sekalipun semua tampak tak jelas .
Tapi hati sangat jelas melihatmu .

Rasa akan tetap sama .
Meskipun bulan akan bersinar pada siang hari .
Ataupun matahari kan memancarkan kekuatan sinarnya pada malam hari .
Kupastikan rasa ini akan terus terjaga .
Terkecuali kau minta aku untuk menghapusnya .

Rangkaian kata mungkin hanya genggaman pasir .
Tapi genggaman pasir ini yang membuatku tetap menggenggammu erat meski dalam ilusi .

Sama .
Hujan, langit dan rasa akan tetap sama .
Walaupun merapuhkan raga, menyakitkan hati .
Karna aku akan tetap tersenyum bahagia meskipun kau jadi milikku atau tidak .
Jarak ini akan membuatku mampu melihatmu meskipun tak dapat kutarik untuk mendekat padaku .
Rasa ini konkret, tapi dirimu begitu abstrak .

Aku tulis saat dikelas, pagi hari tepat saat hujan~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tawa Bodoh Mereka :D

Cuaca tidak terlalu panas seperti tadi pagi .

Sepertinya hujan akan turun .
Seharusnya sekarang belajar sosiologi .
Tapi gurunya sedang tidak ada ditempat .
Dan ya seperti biasa .
Kelas sangat berantakan, heboh dan ribut .
Aku masa bodoh dengan mereka .
Aku mengambil hp dan earphone lalu memilih lagu-lagu yang ceria dgn beat yang cepat .
Aku melihat mereka sangat bahagia dan tertawa lepas .
Mungkin ada yang lucu .
Tawa bodoh mereka sangat jelas tertangkap mataku .
Bertingkah seperti anak-anak tapi tetap keren menurutku .
Apalagi mereka yang cowok .
Badan tegap dan tinggi mereka berlari kesana kemari, memainkan dasi dan melempar bola .
Gila .
Tapi lucu .
Ya, mungkin mereka memiliki satu sisi positif .
Tawa bodoh mereka yang sangat menggiurkan untuk membuat setiap orang bahagia .
Haha .
Aku memusatkan mataku pada mereka .
Autis, sakit jiwa !
Siapa ? Ya kalian .
Tapi itu tetap keren .
Aroma keringat mulai memenuhi ruangan kelas, bercampur dengan bau rokok yang melekat ditubuh mereka .
Ya, inilah kelasku .
Sifat yang heterogen, tawa bodoh, autis, sakit jiwa !
Rasa cemburu, iri, suka, cinta dan persaudaraan ada disini .
Terimakasih buat kalian semua .
Aku merasa diterima dengan baik oleh kalian .
Kupastikan kelak kita akan berpisah dan mulai menentukan jalan hidup masing-masing, tak akan kulupa tawa bodoh kalian .
Kita punya cerita disekolah ini , dikelas ini .
Walaupun hanya 10bulan bersama, kalian punya tempat dihati .
Buat yang ceweknya, kalian sudah kuanggap seperti saudara perempuanku .
Dan buat kalian yang cowok, kuanggap seperti abang-abanganku .
Jangan pernah lupakan kisah kita semua dikelas ini ya .
Meskipun banyak guru yg tak menyukai kita :D kita tetap keren !
Aku selalu berdoa, kita semua punya masa depan yang indah .
Amin .


Tertanda :
Yohana Gloria Sitompul
siswi kls xii IPS .

Teruntuk :
Semua siswa/i
kls xii IPS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

.....?

08:00
Sudah malam ternyata.
Sedari tadi aku tak menyadari.
Kesedihan ini membuatku tak sadar bahwa mentari telah tergantikan bulan.
Ahh.
Ini sangat menyesakkanku.

Sedih jika mengingat apa yg aku rasa.
Aku menulis tentangmu, tapi tak 1 pun kau baca.
Aku memikirkanmu, tapi tak sekalipun kau memikirkanku.
Pernahkah kau rasa bagaimana jadi diriku?
Mungkin tak pernah.
Karna kau egois!

Selama ini aku berharap padahal tak ada 1 hal pun yg dapat membuatku tetap berharap.
Semua seakan tak berpihak padaku.
Termasuk cinta.

Aku selalu ingin setiap malam yg kulewati adalah malam tanpa kesedihan.
Malam tanpa bayangan dan ilusi tentangmu.
Tapi apa aku bisa?
Ayolah !
Aku tak mau dicap wanita bodoh !

"Jika cinta yang kau inginkan membuat kau sakit, mengapa kau masih mempertahankannya?
Dan jika datang cinta lain yg dapat membuatmu bahagia, mengapa kau menyia-nyiakannya?
Apa karna kau masih berharap dgn cinta yg jelas-jelas menyakitimu?"
Dasar bodoh!

Sebodoh inikah aku?
Bahkan tanpa aku sadari, aku telah melukiskan luka dihati orang yg menyayangiku.
Sama seperti yg aku terima darimu.
Sebuah luka.
Karmakah ini? 



Persetan!
Tak perduli aku dgn karma!
Aku tak perduli!
Bedebah!
Gila!

Hawa dinginnya malam semakin menyusup.
Aku tak ingin ada disini lagi sebelum aku semakin emosi krn kebodohanku dan membuat hujan mengalir deras disudut mataku.
Selamat malam langit.
Bisa aku ambil kesimpulan bahwa aku bagaikan pungguk merindukan bulan.
Semu dan tak pasti.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Disuatu Masa

11:28 p.m
Malam semakin mencekam.
Aku tak mendengar lagi suara teriakan kecil anak-anak, suara para orang tua yg sedang berbincang dan lainnya.
Aku hanya menatap langit malam sambil menerawangkan pikiranku pada SUATU MASA.
Tak tau mau kusebut apa MASA itu.
Tapi yang jelas, aku bisa melihat siluet sosok pria berkharisma yang akan menjadi temanku dalam melangkahkan setiap jejak.
Menjadi teman dalam keadaan bahagia ataupun terpuruk sekalipun.
Dan disisi lain masih juga DI SUATU MASA, aku melihat masa depan yg indah dan terjamin yg diberikan Tuhan kepadaku.
MASA DEPAN yg sudah pasti akan mengangkat harkat dan martabat keluargaku.
Ada KEBERHASILAN terselip dibaliknya.
Dan DI SUATU MASA itu aku melihat, aku akan membawa kedua orangtuaku pergi kemanapun mereka ingin.
Memberikan apapun yg mereka mau dari hasil kerja kerasku.
Tapi aku juga melihat begitu banyak ARAL RINTANGAN.
Ahhh !
Tak masalah bagiku.
Yang penting adalah PROSES.
Karna dari PROSES, kau dapat belajar.
Lalu aku mulai menghentikan pikiranku yg mulai menerawang kesuatu masa dan segera beranjak tidur.
Memulihkan tenaga dan bersiap menjalani PROSES menuju terawanganku tadi DI SUATU MASA.
Sulit?
Tapi pasti bisa.
Meraih MASA DEPAN, MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA, dan MENDAPATKAN CINTA yang memang terbaik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Siratkan Aku Dalam setiap Langkahmu

Siratkan aku dalam setiap langkahmu sayang .
Dalam setiap langkah-langkah kecilmu kemanapun kau melangkah .
Aku akan menerangi setiap jejak hitammu .
Aku akan menuntutmu disetiap tanah yang kau pijak .
Takkan kubiarkan kau jatuh begitu saja .

Kupastikan aku akan buat kau tersenyum saat kau menangis sekalipun .
Atau aku akan menyodorkan saputangan hangat untuk mengusap arus hujan disudut gelap matamu .
Akan kubuat kau tertawa lepas , bebas layaknya sang rajawali .
Kau bebas mengepakkan sayapmu tanpa harus takut jika kau jatuh .
Karna kau kuat , tegar dan tangguh .

Aku pastikan juga aku selalu ada saat kau diterpa badai masalah .
Aku akan menenangkanmu dan membuatmu sabar menghadapinya .
Takkan kubiarkan kau emosi menanggapi semua masalahmu .
Dan takkan kubiarkan juga kau dihantam dengan masalahmu .
Karna aku ada disisimu untuk membantumu menerjang masalah tersebut .

Jika kau terjebak dalam rinai hujan, aku akan memayungimu dan memberimu jaket agar kau merasa hangat .
Tak apa aku basah terkena titik-titik hujan .
Asalkan kau jangan sedikitpun kau basah karena hujan .
Aku juga akan menatapmu hangat agar kau tenang .
Dan akan kutuntun kau ditengah rinai hujan yang turun .

Kau tak melihatku sayang .
Tapi aku dapat melihatmu dengan jelas .
Kau tak perlu takut dengan apapun .
Karna aku ada dalam hati dan pikiranmu .
Aku ada dimanapun kau berada . 


 Aku bukan mengganggumu tetapi melindungimu .
Aku yakin hatimu dapat merasakanku .
Jangan berhenti untuk menyiratkanku dalam setiap langkah-langkahmu .
Tapi jika kau berhenti menyiratkan diriku, aku akan seketika lenyap dari sisimu .
Aku akan menghilang dari hati dan pikiranmu sayang .

Jauh dari sini aku akan tetap memantaumu meskipun aku takkan dekat lagi denganmu .
Jika kau merindukanku, tatap setiap malam langit gelap yang ada diatasmu .
Tatap bintang-bintang yang menghiasinya dan temukanlah satu bintang yang paling bersinar dari antara semuanya .
Itulah aku sayang .
Itulah aku yang akan tetap terus menatapmu hangat agar kau tenang meskipun aku tak nyata lagi untukmu .

:'(

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Disaat Seperti Inilah Aku Mengilusikan Dirimu

Yaa sayang .

Disaat Seperti inilah aku mengilusikan dirimu .
Menerjemahkan tatapanmu dalam otakku dan mencoba melukiskan dirimu dalam hati .
Tak sulit bagiku untuk melakukan semua itu .
Karna kau adalah pria yang mampu membuatku menatap dunia yang fana ini .

Sore dengan rintihan-rintihan hujan adalah saat yang sangat tepat bagiku untuk mengilusikan dirimu .
Banyak cerita yang dulu pernah tertorehkan disaat yang sama seperti ini .
Cerita yang lucu tapi mampu membuatku menitikkan air mata setiap kali cerita itu terlintas layaknya sebuah drama di pikiranku

Ahh .
Serasa ingin mengulang semuanya .
Tapi waktu tak mengizinkanku unutk mengulangnya .

Yang bisa kulakukan hanyalah terus dan selalu mengilusikan dirimu .
Dan tak ku tau pasti kapan berakhir .
Meskipun hujan sudah berhenti, aku tetap saja mengilusikanmu .
Mencoba merangkai cerita kita dulu meskipun itu hanya menjadi sebuah cerpen .
Tak bisa jadi sebuah kenyataan hidup .

Disetiap ilusiku, aku selalu berharap kau juga mengilusikan diriku .
Meskipun hanya beberapa menit saja,itu tak jadi masalah bagiku .
Setidaknya aku pernah terlintas dibenakmu sayang .
Ketahuilah, aku tak kan berhenti mengilusikan dirimu setiap sore datang disertai rintihan hujannya.
Karna memang disaat seperti itulah  aku dapat dengan leluarsa mengilusikan dirimu dan menumpahkan segala rasaku dalam rangkaian sebuah cerita yang hanya akan menjadi sebuah cerpen semata .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS